Traveler kini mulai mencari destinasi unik dan terjangkau di luar negeri. Australia sebagai salah satu tetangga Indonesia mulai melirik potensi ini.

Kedutaan Besar Australia di Jakarta bersama Tiket.com merilis media baru untuk berpromosi wisata. Melalui online travel series Sobat Jalan #AussieBanget, Australia mendorong masyarakat Indonesia mengunjungi destinasi di Negeri Kanguru tersebut.

Video Sobat Jalan telah diproduksi berkala oleh Tiket.com untuk mengedukasi masyarakat terkait kemudahan traveling menggunakan Tiket.com sekaligus memperkenalkan obyek wisata di berbagai lokasi di Australia.

Dari kiri: Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, Co-Founder dan CCO Tiket.com Gaery Undarsa, travel blogger Marischka Prudence berbincang saat peluncuran Sobat Jalan #AussieBanget di Hotel Atlet Senayan, Jakarta, Senin (20/3). Foto: Didik Purwanto
Dari kiri: Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, Co-Founder dan CCO Tiket.com Gaery Undarsa, travel blogger Marischka Prudence berbincang saat peluncuran Sobat Jalan #AussieBanget di Hotel Atlet Senayan, Jakarta, Senin (20/3). Foto: Didik Purwanto

Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson mengatakan, Australia sudah menjadi tujuan pilihan studi luar negeri bagi anak muda Indonesia. Tahun lalu, Kedutaan Besar Australia di Jakarta sudah menerbitkan 100 ribu visa, meningkat sepertiga dibandingkan 2015.

Pada Desember, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Australia tumbuh 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Media promosi Sobat Jalan #AussieBanget bisa menjadi salah satu langkah mendongkrak pariwisata Australia. Yang penting bagaimana SobatJalan bisa membuat turis merasa nyaman di Australia,” kata Paul saat konferensi pers di 100 Eatery & Bar di Hotel Atlet Century Jakarta, Senin (20/3).

Menurut Grigson, kondisi politik kedua negara yang sempat memanas tahun lalu tak memicu kunjungan wisata antara kedua negara merosot. Masyarakat kedua negara ini sudah sadar, wisatawan tetap akan berkunjung.

“Banyak wisatawan Australia ke Bali dan beberapa destinasi di Indonesia. Australia juga menjadi salah satu tempat terbesar bagi pelajar Indonesia untuk belajar,”ujarnya.

Bahkan Grigson mencatat, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Australia naik 14,8 persen tahun lalu. Terkait destinasi favorit masyarakat Indonesia di Australia, Grigson mengatakan Sydney dan Melbourne. Kedua kota ini populer karena sebagai kota favorit orang Indonesia menimba ilmu.

“Namun kami juga gencar mempromosikan Perth dan Brisbane. Ini bisa jadi destinasi wisata khusus,”katanya.

CCO Tiket.com Gaery Undarsa memberikan kenangan kepada Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson ditemani travel blogger Marischka Prudence saat peluncuran Sobat Jalan #AussieBanget di Hotel Atlet Senayan, Jakarta, Senin (20/3). Foto: Didik Purwanto
CCO Tiket.com Gaery Undarsa memberikan kenangan kepada Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson ditemani travel blogger Marischka Prudence saat peluncuran Sobat Jalan #AussieBanget di Hotel Atlet Senayan, Jakarta, Senin (20/3). Foto: Didik Purwanto

Ia menyarankan bagi wisatawan yang pertama kali berkunjung ke Australia untuk mencoba kuliner, fesyen, alam, budaya kopi, desain, gurun pasir, laut dan gaya hidup luar ruangan.

“Apalagi jarak Jakarta ke Perth hanya empat jam. Itu akan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan Indonesia ke Australia,”katanya.

Co-Founder & Chief Communication Officer Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan telah bekerja sama dengan perusahaan online travel di berbagai negara, terutama Australia untuk menyediakan berbagai variasi tiket penerbangan hingga penginapan murah.

Co-Founder dan CCO Tiket.com Gaery Undarsa memberikan penjelasan tentang kemudahan memesan tiket di Tiket.com. Foto: Didik Purwanto
Co-Founder dan CCO Tiket.com Gaery Undarsa memberikan penjelasan tentang kemudahan memesan tiket di Tiket.com. Foto: Didik Purwanto

Tiket.com juga sudah mendorong pelanggan untuk menggunakan aplikasi untuk mencari tiket penerbangan. “Kami yakinkan transaksi pelanggan aman untuk mencari tiket. Bahkan kami memberikan bonus makan di lounge bandara dan bungkus plastik gratis untuk koper biar tidak berantakan,” kata Gaery.

Travel Blogger Marischka Prudence. Foto: Didik Purwanto
Travel Blogger Marischka Prudence. Foto: Didik Purwanto

Travel Blogger Marischka Prudence mengatakan, traveling ke Australia tidak selalu mahal. Jika rajin mencari tiket promo, penerbangan ke Australia bahkan bisa lebih murah.

“Saya sudah mencari tiket penerbangan Jakarta-Perth April nanti untuk berangkat dapat Rp 2,1 juta dan balik ke Jakarta sekitar Rp 2,4 juta. Jadi bisa di bawah Rp 5 juta. Apalagi kalau mau menggunakan maskapai berbeda untuk berangkat dan baliknya, kadang bisa lebih murah,” ujarnya.

 

So, kapan kita traveling ke Australia?

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Parade musik band mengiringi pembukaan Food Garden di Jakarta Garden City. Foto: Didik Purwanto
Kuliner Keren di Food Garden

Akhir pekan biasanya paling menarik untuk hunting kuliner. Mulai dari kuliner pinggir jalan hingga di pusat perbelanjaan. Kali ini, pencarian...

Close